Ponyo On The Cliff By The Sea—Kisah Ikan Mas Ingin Jadi Manusia

Film Animasi memang sangat disukai oleh anak-anak. Bila anda ingin membawa anak atau keponakan anda ke bioskop untuk menonton film animasi, Ponyo On The Cliff By The Sea (Gake no Ue no Ponyo), dirasa sangat pas untuk menemani liburan kali ini. Film produksi Studio Ghibli memang tak perlu diragukan lagi keapikannya. Hampir semua filmnya memiliki banyak peminat, baik anak-anak maupun orang dewasa. Jadi walaupun menonton kartun di bioskop, anda tak akan rugi dengan alur cerita, gambar dan alunan musik latarnya yang memanjakan.

Sinopsis Film Ponyo On The Cliff By The Sea

Ponyo On The Cliff By The Sea memang bukan film baru, karena telah rilis pada tahun 2009 lalu di Jepang. Tapi di Indonesia, film ini sedang tayang dan dapat disaksikan di bioskop CGV. Sebelumnya Hayao Miyazaki telah sukses secara komersial dengan karyanya berjudul ‘Howl’s Moving Castle’ yang memperoleh kritikan. Kemudian, sutradara kawakan itu juga menelurkan karya yang kesembilan, Ponyo On The Cliff By The Sea, berkisah tentang perjuangan seekor ikan mas kecil yang ingin menjadi manusia.

Ceritanya bermula dari seekor ikan mas yang terperangkap di dalam sebuah botol bekas sampah di laut. Kisahnya pun berlanjut, ikan ini diselamatkan oleh bocah berusia 5 tahun bernama Sosuke. Sosuke tinggal bersama ibunya. Kemudian ikan mas itu diberi nama Ponyo (dibaca Po-Nyo). Tanpa sengaja, Ponyo merasakan darah manusia, setelah dia menjilat luka di jari Sosuke. Pertemanan Ponyo dan Sosuke terus berlangsung. Hal itu membuat Ponyo ingin menjadi manusia.

Tapi sang ayah, Fujimoto, membawa Ponyo kembali ke lautan. Fujimoto adalah mantan manusia yang telah berubah menjadi pemelihara kelestarian laut.  Menurut Fujimoto, manusia merupakan makhluk menjijikkan perusak kehidupan laut dan mengotori segala isinya dengan sampah. Ponyo juga dikurung dan Fujimoto menggunakan ramuan sihirnya agar dapat menghalangi Ponyo menjadi manusia.

Tapi dengan bantuan adik-adiknya, yang merupakan sekumpulan ikan mas, Ponyo berhasil kabur dan menggunakan ramuan sihir ayahnya. Hal itu membuat Ponyo memiliki kekuatan besar. Tujuan Ponyo setelah menjadi manusia, adalah ingin menemui Sosuke. Di sisi lain, Sosuke nampak sangat murung karena telah kehilangan Ponyo.

Bagaimana kelanjutan kisahnya? Apakah Ponyo dapat berubah menjadi manusia?

Ponyo On The Cliff By The Sea Setara Dengan My Neighbor Totoro

Dalam film Ponyo On The Cliff By The Sea, Miyazaki membuat anime fantasi dengan gaya cerita yang sederhana dan banyak bahasa visual. Hal itu pernah dilakukannya ketika menggarap ‘My Neighbor Totoro’, karya legendarisnya yang sangat terkenal.  Tidah hanya itu saja, di film ini Miyazaki juga mengusung isu terkait dengan lingkungan, terutama laut dan habitatnya. Seperti pada karya animasi sebelumnya.

Miyazaki pun tak setengah-setengah dalam mencurahkan kreasinya, karena menurut kabar dewa poker yang beredar, Miyazaki turun tangan dalam menggambar sendiri konsep gambar laut dan ombaknya, agar dapat menciptakan gaya lautan yang unik.

Gaya cerita sederhana inilah yang membuat film Ponyo On The Cliff By The Sea sangat menarik untuk disaksikan oleh anak-anak sampai orang dewasa. Meskipun ceritanya sederhana, tapi banyak pesan yang dapat diambil dan diajarkan pada anak-anak saat menontonnya. Seperti tindakan untuk menjaga lingkungan, sehingga tercipta lingkungan yang bersih. Selain itu cerita antara Sosuke dan Ponyo mengajarkan anak-anak tentang kasih sayang , pertemanan, arti ketulusan, saling memiliki dan kepedulian pada sesama

Jika membandingkan dengan karya Miyazaki sebelumnya, Ponyo On The Cliff By The Sea setara dengan My Neighbor Totoro dan lebih bagus dibandingkan Howl’s Moving Castle, tapi sedikit berada di bawah Castle In The Sky dan Spirited Away.

Princess Mononoke 1997

Film animasi karya negeri sakura memang selalu saja menggiurkan untuk disaksikan, salah satunya adalah Princess Mononoke. Dengan genre adventure, animation dan fantasy membuat anda dapat menonton film ini sambil menyaksikan gambar yang apik, halus dan mengagumkan. Apalagi animasi ini jebolan karya Hayao Miyazaki. Kelihaian Miyazaki memang tak perlu diragukan lagi, karena film buatannya selalu bagus seperti Spirited Away (2001), Kiki’s Delivery Service (1989) atau My Neighbor Totoro (1988).

Sinopsis Princess Mononoke 1997

Cerita Princess Mononoke dimulai dari sebuah desa bernama Emishi. Desa tersebut tiba-tiba diserang oleh iblis dengan nama Nago, yang berwujud babi hutan. Pemimpin desa, Ashitaka (Yoji Matsuda) sukses mengalahkan Nago, tapi akibat ulahnya, tangan kanan Ashitaka memperoleh kutukan setelah diserang oleh Nago. Berdasarkan petunjuk yang diberikan oleh dukun setempat, Ashitaka diminta untuk pergi ke arah barat agar dapat melepas kutukan yang telah melekat.

Pengembaraan Ashitaka pun dimulai. Tentunya ia tidak sendirian, dia ditemani oleh rusa tunggangannya, Yakkuru. Tujuan Ashitaka adalah hutan yang dikuasai oleh Shishigami atau ‘dewa rusa’. Karena menurut info yang diperoleh, hanya dia yang dapat membantu Ashitaka. Selain itu, dalam perjalanannya Ashitaka juga mencari penyebab mengamuknya Nago.

Saat tiba disuatu tempat, Ashitaka menyaksikan beberapa kejadian, berupa peperangan, seorang gadis bernama San dan tiga serigala raksasa. San terlihat tangguh. Ternyata San dibesarkan oleh ibu Serigala, Moro. Karena itulah, San menjadi anak yang tangkas dan pemberani. Tapi pertemuan antara Ashitaka dan San tidak berlangsung lama, karena setelah Ashitaka ingin tau lebih lanjut tentang San, San tiba-tiba menghilang.

Tidak jauh dari tempat itu, Ashitaka menemukan orang terluka di sungai. Ashitaka ingin menolongnya dan membawanya pulang ke rumah orang itu di kota besi. Kota besi merupakan kota pembuat senjata. Kota itu dipimpin oleh Lady Eboshi, seorang wanita. Karena kotanya membuat senjata, tentu saja kota besi sering merusak lingkungan dan menggunduli hutan atas perintah Lady Eboshi. Bagaimana kelanjutannya? Anda dapat menyaksikannya di CGV.

Pesan Moral Yang Disampaikan Dalam Princess Mononoke 1997

Konflik utama dalam film Princess Mononoke adalah mengenai alam dan lingkungan. Sebenarnya Nago awalnya merupakan bangsa dewa togel hongkong yang berwujud babi hutan, tapi kebencian menggerogoti jiwanya, sehingga membuatnya berubah menjadi sosok iblis yang mengerikan. Kebencian yang dapat merubah dewa menjadi iblis adalah ‘kebencian’ terhadap bangsa manusia, karena telah seenaknya mengacaukan keseimbangan alam melalui penebangan hutan secara liar dan besar-besaran. Hal lainnya adalah pengerukan material yang terkandung di bawah tanah.

Jadi apa maksud dari Mononoke? Kata ‘Mononoke’ berasal dari dua huruf kanji yang jika dibalik akan menjadi kaibutsu atau ‘monster’. Dalam film ini bukan hanya menceritakan tentang Good vs Evil, tapi banyak karakter yang abu-abu. Cerita dalam Princess Mononoke ini sangat kompleks, seperti kepedulian terhadap alam, mitologi-fantasi, perjuangan pemimpin sampai sejarah mengenai proses westernisasi di Jepang. Hal tersebut ditandai dengan bangsa Jepang yang mampu mengolah pasir besi menjadi besi dan kemampuan dalam menciptakan serta menggunakan senjata api di akhir era Muromachi.

Kisah yang diceritakan dalam Princess Mononoke memang luar biasa, ditambah kemampuan terampil illustrator membuat visualnya tampak semakin bagus. Ditambah lagi musik intrumen khas Jepang yangmerdu, sangat serasi mengiringi adegan tiap adegan berisi gambar hutan dengan pohon yang rindang. Hal itu membuat penonton terhanyut dalam cerita.

Hayao Miyazaki membuat Princess Mononoke sangat kental menonjolkan sisi fantasynya, karena banyak creature imajinatif dan visualnya sangat mengagumkan. Tak hanya itu saja,grafisnya juga terlihat sangat hidup. Selain menjadi tontonan yang menarik, ternyata film ini juga menyampaikan pesan yang kuat, yaitu pesan mengenai menjaga kelestarian alam. Apalagi sekarang, kerusakan alam mulai terjadi dimana-mana.