Setiap manager memiliki strategi dan kebijakan masing-masing. Mereka juga memiliki pandangan kedepan tentang klubnya sendiri atau klub lain dengan cara yang berbeda. Hal ini terlihat ketika Pep Guardiola, manager Man City mengatakan dia tidak akan berhenti dan menyerah dari perburuan gelar Premier League jika dia berada di posisi Jose Mourinho. Ini seperti sebuah kritikan atau bahkan tamparan bagi Mourinho.

Keputusasaan Jose Mourinho

Pep Guardiola dengan tegas katakan pada awak media jika dia tidak akan menyerah dan putusbasa dari perburuan gelar jika timnya, Man City berada di posisi yang sama dengan Man Utd asuhan Jose Mourinho. Memang akhir-akhir ini berbagai masalah landa Man Utd.Akan tetapi mereka sendiri berada di posisi kedua puncak klasemen.Hanya saja, perbedaan poin yang terpaut terlalu jauh dengan City membuat Mourinho putus asa bisa raih gelar juara musim ini.

Ya, kekalahan 2-0 Manchester United atas Tottenham pada hari Rabu (31/1) kemarin membuat mereka tertinggal 15 poin di belakang tim City Guardiola di puncak klasemen dengan hanya tersisa 13 pertandingan tersisa.Jose Mourinho mengakui City kini tidak bisa dikejar.Ini hanya memperlihatkan bahwa dirinya tetap putus asa untuk finis di urutan pertama dan meraih podium.Memang, ini adalah langkah yang berat bagi United.

Jose Mourinho mengatakan kepada awak media jika Manchester United harus puas jika nantinya finis kedua setelah dirinya mengakui Manchester City tidak bisa dikalahkan di puncak klasemen Premier League.Langkah Jose Mourinho ini juga menunjukkan bahwa dia sudah tidak bisa lagi meraih gelar podium. Mungkin saja ini berimbas pada penampilan United sendiri yang dipandang kurang maksimal dengan berbagai pemain hebat di dalamnya.

Pep; Aku Tidak Akan Menyerah

Jika Jose Mourinho katakana demikian, maka hal seperti ini tidak berlaku pada Pep Guardiola jika dirinya berada di posisi United.Menjelang pertandingan Man City melawan Burnley di Turf Moor pada hari Sabtu, Guardiola ditanya apakah dia akan menyerah jika berada di posisi Mourinho. Dia justru mengatakan akan bermain togel hongkong sampai akhir pertandingan karena semua bisa berubah.

Dia menuturkan: “Tidak, saya tidak berpikir begitu. Itu tidak akan terjadi.Kami telah menunjukkan (kemampuan) bahkan setelah dua kekalahan di musim ini bahwa kami akan mencoba sampai akhir.Kami bermain setiap pertandingan untuk memberi pengertian pada apa yang kami lakukan. Saya tahu jarak 15 poin cukup besar saat ini. Ini adalah celah yang sama dari enam pertandingan yang lalu.

Pep juga menjelaskan bahwa semua bisa saja terjadi. “Dalam sepak bola dan olahraga apapun bisa terjadi.Anda bagus hari ini tapi besok Anda buruk.Hal terpenting yang telah kami lakukan adalah fokus.Menurut pengalaman saya hingga semuanya selesai, Anda harus siap menghadapi apapun.” Pep Guardiola seakan tidak setuju dengan apa yang dilakukan oleh Jose Mourinho untuk menyerah lebih awal. Memang, setiap manager memiliki pandangan yang berbeda.

Tentu, apa yang dikatakan setiap manager, paling tidak menggambarkan bagaimana strategi mereka. Ini juga pastinya berimbas pada performa permainan yang dilakukan oleh tim-nya. Keputusasaan Jose Mourinho, mungkin menjadi salah satu sebab kenapa United belum bisa menunjukkan performa maksimalnya seiring dengan musim yang akan berakhir. United hanya mempertahankan posisi kedua klasemen sementara, tidak lebih. Mereka tidak memiliki keinginan untuk meraih posisi City.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *