Jika di Indonesia Gunung Agung di Bali yang semakin lama semakin menunjukkan aktifitas vulkanik yang aktif sedang menjadi sorotan, maka ada lagi satu aktifitas gunung berapi yang juga menjadi sorotan dunia, yaitu gunung Berapai manaro Voui yang ada di Vanuatu, Sebuah Negara di Pasifik Selatan. Gunung berapi tersebut diperkirakan akan segera meletus dalam waktu dekat karena sudah memiliki tanda-tanda erupsi yang jelas. Bahkan beberapa hari ini gunung tersebut telah bergolak, mengeluarkan awan panas, asap, dan juga lahar ke permukaannya.

Sedikit Informasi Tentang Vanuatu dan Gunung Manaro Vaoui

Vanuatu adalah sebuah Negara kepulauan yang terletak di Samudra Pasifik dan memiliki lebih dari 80 pulau berbeda yang dihuni oleh kira-kira sekitar 260.000 penduduk. Sebenarnya pada tahun 2005 lalu gunung tersebut pernah mengalami erupsi dan 12 tahun kemudian pada tahun 2017 gunung tersebut kembali aktif lagi. Gunung Manaro Voui sendiri letaknya berada di Cincin Api Pasifik atau dikenal juga dengan sebutan Ring of Fire.

Negara kepulauan tersebut juga merupakan salah satu Negara termiskin di dunia dimana untuk dapat bertahan hidup penduduknya hampir sepenuhnya bergantung pada makanan yang ditanam di kebun atau yang ada di daerah sekitar tempat tinggal mereka. Jadi bisa dibilang sector pertanian dan perkebunan adalah sector penghasil pangan utama di Negara Vanuatu. Jadi adanya erupsi Gunung merapi Manaro bukan hanya membuat mereka khawatir tentang keselamatan jiwa mereka, tetapi mereka juga khawatir tentang nasib tanaman-tanaman yang mereka tinggalkan.

Pengungsian Warga Vanuatu dan Warga Pulau-Pulau di Sekitarnya

Tidak hanya menyebabkan pengungsian warga Vanuatu saja, tetapi erupsi Gunung manaro Voui juga telah menyebabkan evakuasi tak terduga secara besar-besaran terhadap 11.000 penghuni Pulau Ambae. Bahkan diperkirakan semua penduduk pulau tersebut akan seluruhnya diungsikan pada hari jumat tanggal 29 September besok.

Sebenarnya pada hari senin lalu tepatnya tanggal 25 September 2017 pemerintah setempat telah mengevakuasi 6000 warga dari Vanuatu ke sejumlah tempat pengungsian yang  ada di Pulau Ambae agar bisa menjauhi Manaro Vaoui. Tapi kemudian mereka memerintahkan evakuasi besar-besaran kepada warga Pulau Ambae dan juga pada pengungsi yang ada di pulau tersebut untuk evakuasi besar-besaran dan meninggalkan pulau tersebut. Alasannya tentu saja karena letusan Gunung Manaro dianggap akan jauh lebih berbahaya dan pemerintah setempat telah memperkirakan jarak aman bagi warga dari tempat bencana tersebut.

Dikutip dari beberapa sumber terpercaya, Direktur Badan penanggulanagan Bencana, Shadrack Welegtabit menjelaskan bahwa pemerintah togel online sudah mengevakuasi warga yang berada di dataran tinggi ke tempat yang lebih aman yang berada di sebelah barat dan timur pulau karena aktifitas gunung Manaro akan memicu erupsi penuh yang mana sangat berbahaya. Sehingga para warga harus segera dipindahkan ke tempat yang aman, salah satunya dipindahkan ke pulau tetangga Pentakosta.

Kemudian pihak berwenang di Negara Vanuatu juga sudah meningkatkan peringatannya ke tingkat yang tertinggi kedua pada tanggal 23 September lalu. Peringatan tersebut berupa sebuah pemberitahuan tentang akan adanya hujan batu dan asam, serta gas dan abu vulkanik. Bahkan dalam beberapa hari ini gunung Manaro terus terlihat mengeluarkan awan panas serta laharpun muncul ke permukaannya. Itulah sebabnya tingkat kewaspadaannya dinaikkan agar para warga sekitar segera melakukan pengungsian ke pulau-pulau lain supaya bisa lebih aman jika sewaktu-waktu gunung tersebut benar-benar meletus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *