Salah satu ajang olahraga balap sepede internasional dimulai pada hari Rabu (27/9) kemarin, yakni International Tour de Banyuwangi Ijen (ITDBI). Ini adalah etape pertama dan di ajang ini ada sejumlah 19 tim yang bakal menempuh lintasan yang panjangnya 137,7 km. lintasan tersebut dimulai dari Pasal Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo. Dan finishnya adalah di Kantor Bupati Banyuwangi.

Rute Etape ITDBI

Sebanyak kurang lebih 95 pembalap dilepas langsung oleh Yusuf Widyatmoko, Wakil Bupati Banyuwangi. Lintasan yang mana disuguhkan di rute awal tersebut memang tidak tergolong berat namun tak tergolong ringan juga dengan sejumlah dominasi rute yang flat. Diharapkan, ajang tersebut bisa membuat suatu pemanasan bagi pembalap-pembalap yang ikut serta di dalamnya.

Ketua ITDBI, Guntur Priambodo, mengungkapkan, “Pada etape yang pertama ini, rute yang dilalui oleh pembalap-pembalap tidak lah terlalu sulit. Dan hanya ada satu buah tanjakan yang memang lumayang menantang. Tanjakan tersebut di daerah Pakel yang ada di Kecamatan Licin. Selebihnya, ya, semua rutenya mudah untuk dilalui.”

Start dari ajang internasional ini adalah Pasar Bajulmati. Pembalap-pembalap selanjutnya bakal menyusuri pinggir pantai yang mana melewati PantaGrand Watudodol juga, serta Pelabuhan Ketapang dan belok ke arah jalan lingkar sampai tembus ke Patung Kuda. Mereka akan terus mengayuh sepeda mereka meuju ke selatan Banyuwangi mengarah ke Kecamatan Belimbing sampai tembus ke Gladag, lalu Singojuruh, dan Rogojampi, lalu Labanasem, dan Pakel, lalu Licin, dan Glagah. Setelah itu turun ke titik finishnya di mana itu adalah Kantor Bupati Banyuwangi.

Diajak Menyusuri Lintasan yang Indah

Guntur menambahkan, “Pada etape kali ini, para pembalap diajak secara langsung untuk menyusuri lintasan yang sangat menarik. Mulai dari pinggir pantai, lalu daerah perkotaan, dan juga persawahan, sampai ke perkebunan yang sangat sejuk. Saat mereka melintasi perbukitan Pakel yang ada di Kecamatan Pakel, mereka bakal disuguhi dengan pemandangan indah Banyuwangi yang bisa dilihat dari ketinggian. Di sana bakal terlihat sawah dan juga laut. Mereka pasti akan terkesan sekali.:

Para pembalap juga disuguhi dengan pemandangan indah lainnya, antara lain objek wisata bahari Bangsring Underwater. Lokasi yang menakjubkan ini terkenal dengan kawasan yang dijadikan kawasan konservasi terumbu karang yang mana sudah mengantarkan pengelolanya sendiri ke ajang GAME POKER bergengsi dan mendapatkan Piala Kalpataru dari Presiden Joko Widodo pada Agustus lalu.

Guntur juga menambahkan bahwa di etape kali ini, para pembalap bakal menghadapi 3 titik sprint. Yang pertama adalah di KM 19,8 yang ada di daerah Ketapang, lalu ada di KM 36,9 yang ada di Pakis, dan yang terakhir adalah di KM 83,8 yang berada di wilayah Gendoh. Selain itu juga masih ada 1 titik KOM yang ada di KM 115,3 yang ada di Pakel, Licin. Ia mengaku, “Pada titik KOM dan sprint ini lah pembalap-pembalap akan saling kuat bersaing guna merebut poin.”

Pembalap Italia Sabet Tiga Jersey

davide Rebellin, pembalap asal Italia, pasalnya tampil sangat memukau pada ajang ini. ia yang tergabung di klub Kuwait-Cartucho.es ini pasalnya menyapu bersih sebanyak 3 gelar, termasuk juga gelar di kelas individu. Tintin, sapaan akrabnya, menempati rangking 1 di klasemen individu. Dan kesuksesannya menjuarai etape yang pertama ini membuat dirinya berhak menyandang jersey yang paling bergengsi yakni yellow jersey. Yellow jersey itu adalah tanda dari pemimpin balapan dari ajang ITdBI 2017 ini. pembalap 46 tahun ini juga menyandang jersey polkadot yang artinya raja tanjakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *