Manajer New Leicester Claude Puel mengatakan bahwa kemenangan atas Everton adalah cara “sempurna” untuk memulai mantra kemenangan. Mantan bos Southampton tersebut, yang telah ditunjuk untuk menggantikan Craig Shakespeare dipecat, melihat anak buahnya dapat melakukan pertandingan dengan sangat apik.Dia pun memuji anak asuhnya.

Leicester Terus Naik Peringkat

“Saya melihat tim Leicester dengan sikap yang baik, struktur yang bagus dan solidaritas yang besar. Saya terkesan dengan pemain saya, saya harap ini hanya awal dari sesuatu,”kata pria asal Prancis itu, yang timnya kini naik ke peringkat 11 di Liga Primer. Sepertinya, Leicester sudah mulai bangkit kembali setelah masa krisis dengan Ranieri .Mungkin ini waktunya untuk Leicester kembali juara.

Everton sendiri yang kini berada di bawah asuhan David Unsworth setelah pemecatan Ronald Koemanberada di posisi terbawah tiga.Dalam pertandingan melawan Leicester, meskipun Everton mendominasi babak kedua, kurangnya kerjasama dan tajamnya lini depan membut klub tersebut hanya mencetak beberapa gol saja selama musim ini. Bahkan, hanya ada sedikit tendangan yang dilakukan.

Sementara untuk Leicester mereka telah merubah keadaan semenjak kepergian Shaksepeare.Mereka kini telah mendapatkan kembali rasa percaya dirinya.Bahkan, manta klub juara Liga Primer 2015-16 itu kini telah memenangkan tiga kali pertandingan poker uang asli secara berturut-turut di papan atas dan Piala Carabao.Ini bisa menjadi kado kemenangan untuk Puel yang sepertinya benar-benar dapat memahami para pemainnya.

Jika demikian, bukan tidak mungkin jika Leicester akan kembali menuai kemenangan di beberapa pertandingan ke depan dan ini tentu menjadi pertanda yang sangat baik akan kembalinya kejayaan Leicester sewaktu mereka dipimpin oleh Ranieri  di tahun pertamanya. Leicester bisa menjadi musang yang ditakuti oleh lawan-lawannya di Liga Primer.Ini bisa dibuktikan dengan peringkat terbawah beberapa waktu lalu yang kemudian mulai merangkak naik klasemen di waktu terakhir saat ini.

Kemenangan Baru, Trik Lama

Meskipun Puel sempat membawa Southampton ke final Piala EFL musim lalu, sepertinya kesan yang diterima belum sepenuhnya positif dan mendukung.  Ketika mengukuhkan kemenangannya di King Power Stadium, Puel melihat tim Leicester-nya menerapkan metode yang membuat mereka sukses merebut kemenangan yang mengejutkan. Leicester tampak bermain dengan sangat apik.

Memang, Everton memiliki lebih banyak bola, menghabiskan lebih banyak waktu untuk mempermainkan Leicester dan memiliki lebih banyak pemain dalam posisi penyerang. Namun sebagai tim tuan rumah, Leicester memberikan ancaman yang lebih besar, terutama melalui serangan balik yang bisa dikatakan cepat dan mematikan. Tidak bisa dipungkiri, Gray telah menggetarkan lawan dengan gol pertama Leicester di pertandingan tersebut.

Bagaimanapun, Puel puas dengan permainan anak asuhnya.Dia mengatakan dirinya terkesan karena para pemain Leciester bermain dengan sangat baik di babak pertama dengan kerjasama antara para pemain yang juga sangat baik.Bahkan menurut Puel, gol pertama Leicester tersebut merupakan gol yang fantastis.Puel juga tidak menyembunyikan keterkejutannya mengingat Everton terlihat lebih menguasai pertandingan dan terlihat lebih kuat.

Terlihat Leicester telah mencatatkan kemenangan yang baru walau masih menggunakan trik yang lama yang pernah diterapkan Pule di timnya sebelumnya. Kini, Leicester tampaknya dapat bekerjasama dengan sangat baik dan mampu menjalankan perintah serta strategi dari sang pelatih dengan baik pula. Ini yang membuat Puel cukup bangga dengan kemenangan Leicester dan akan terus berupaya untuk naik ke peringkat teratas klasemen Liga Primer tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *